Chandra Ekajaya
Beberapa waktu lalu dilangsungkan acara dengar pendapat dari para ahli bumi dan astronomi dimana salah satu arkeolog terkenal, Chandra Ekajaya hadir untuk mengisi forum sebagai panelis.acara berlangsung dengan sukses dan terdengar banyak pertanyaan yang diajukan dari para hadirin. Sebagian besar pertanyaan yang ditanyakan adalah mengenai rekaman-rekaman yang disebut-sebut sebagai lubang neraka, pintu surga, kubah terbang, dan proses terekamnya malaikat yang turun di Mekkah. Berikut tuturan para ahli dan Chandra Ekajaya sebagai pimpinan panelis menjawab begitu besarnya animo pertanyaan.
Chandra Ekajaya menanggapi tentang lubang neraka yang terekam. Dia menyatakan bahwa hal tersebut benar adanya tetapi itu bukan sesuatu yang aneh. Chandra Ekajaya memberikan suatu ilustrasi tentang batubara atau arang yang telah terbakar begitu lamanya akan menimbulkan hawa panas yang luar biasa dan menyulu kalor ke sekitarnya. Chandra Ekajaya memastikan ini hanyalah kejadian alam semata dan tidak ada hubungannya dengan dunia mistis bahkan dia dapat menjamin api neraka jauh lebih panas daripada api di lubang tersebut.
Sedangkan pendapat mengenai lubang surga atau pintu surga yang terbentuk di langit di mana seakan-akan langit terbuka, Chandra Ekajaya mengatakan bahwa hal tersebut adalah fenomena alam yang sering terjadi di beberapa area lintang pertengahan dan utara. Banyak fenomena yang sama yang terakam di beberapa wilayah lintang yang sama, untuk memperkuat penjelasannya Chandra Ekajaya menampilkan beberapa foto yang berhasil mendokumentasikan peristiwa tersebut di beberapa negara.
Dan pendapat yang paling expert diutarakan Chandra Ekajaya mengenai peristiwa kubah terbang dan malaikat turun ke Mekkah. Beliau mengatakan bahwa semua proses yang terekam hanyalah karena efek kamera. Proses perekaman kubah terbang diambil saat cuaca cerah sehingga kabel atau kawat yang mengangkat kubah hamper tidak kelihatan karena cerahnya cuaca dan sinar matahari. Sedangkan proses rekaman turunnya malaikant di atas Mekkah diambil pada malam hari di mana terdapat banyak sekali penerangan yang membuat terjadinya flare pada pengambilan gambar. Chandra Ekajaya berpendapat hebohnya berita-berita ini dikarenakan masyarakat Indonesia masih terlalu percaya hal-hal mistis, oleh karena itu Chandra Ekajaya berharap masyarakat dapat menambah ilmu pendidikan mereka.
mantap Gan Blog nya!!!
BalasHapusYah saya setuju dalah hal pendidikan!